Cara Merawat Kain Batik

6 Cara Merawat Batik Yang Benar Agar Tetap Awet

Posted on

Cara Merawat Batik – Kain batik merupakan jenis kerajinan yang sangat berharga dan juga sangat indah.

Batik disini adalah batik yang asli bukan yang proses pembuatannya secara instan dengan di cetak, walau pun bermotif batik.

Ada beberapa jenis kain batik yang memiliki harga yang cukup tinggi nilainya bisa sampai puluhan juta rupiah.

Dengan harga kain batik yang mahal tersebut sangat disayangkan bila kamu tidak tau bagaimana cara merawat batik yang benar.

Supaya batik yang kamu punya tetap indah dan tahan lama, pada artikel kali ini akan di ulas singkat tentang cara merawat batik yang benar.

Kain Batik

Kain batik asli ini selain mempunyai nilai seni yang tinggi juga mempunyai harga yang cukup tinggi, ada beberapa jenis kain batik yang harganya mahal.

Cara Merawat Batik

Hal tersebut di sebabkan mempunyai nilai seni yang tinggi, proses pembuatannya yang lama, bahan yang digunakan berkualitas premium jadi tidak heran harganya mahal.

Ada banyak jenis jenis batik di Indonesia, setiap daerah mempunyai corak batiknya tersendiri, dari corak-corak tersebut memiliki filosofi yang dalam.

Baca Juga : Apa Sih Pengertian Dari Batik?

Corak-corak yang cantik dan indah dan biasanya terinspirasi dari alam, seperti dari tumbuhan dan hewan.

Cara Merawat Batik Agar Tahan Lama

Bila kamu mempunyai kain batik asli, kamu harus bisa merawatnya dengan baik supaya tetap indah dan tahan lama.

gambar kain batik

Berikut adalah cara merawat batik agar tahan lama dan tetap indah bila di kenakan.

1. Jemur Kain Batik di Tempat Yang Teduh

Panduan cara merawat batik agar tetap awet, yang pertama ialah dengan cara menghindari menjemur kain batik langsung terkena sinar matahari.

Kamu bisa menjemurnya di area teduh yang tidak terpapar langsung sinar matahari, sebab bila terpapar akan membuat warna batik jadi rusak dan kusam.

Lebih di rekomendasikan dengan menggantung kain batik di tempat yang berangin, misalnya di ruangan atau di bawah pohon yang rindang.

Supaya keringnya oleh angin bukan dengan paparan panas sinar matahari langsung.

2. Jangan Mencuci Batik dengan Deterjen

Selanjutnya cara merawat batik agar awet adalah dengan menghindari mencuci kain batik menggunakan deterjen serbuk atau cair pada waktu mencuci.

Sebab pada deterjen terdapat zat kimia yang bisa merusak warna kain batik, dan bila dilakukan terus menerus warna kain batik akan pudar.

Yang lebih parah lagi bila proses mencuci kain batik di tambah dengan zat pemutih, hal tersebut akan mempercepat rusaknya warna batik.

Jadi bila ingin menggunakan zat pembersih untuk kain batik kamu bisa memanfaatkan buah lerak.

Caranya adalah dengan merendam buah lerak dengan menggunakan air hangat, sebelum di jadikan pengganti deterjen.

3. Tidak Di Rekomendasikan Menggunkan Kapur Barus

Jangan menggunakan kapur barus dalam perawatan kain batik sebab pada kapur barus terdapat zat yang mampu mempengaruhi warna serta keawetan serat kain.

Karena bisa membuat rapuh serat kain maka kain batik akan mudah sobek.

Kamu bisa mengganti kapur barus dengan merica, cara merawat batik dengan merica cukup dibungkus dengan tisu dan di letakan di lemari pakaian yang terdapat kain batik.

4. Jangan Menggunakan Mesin Cuci

Selanjutnya proses pencucian kain batik lebih baik tidak menggunakan mesin cuci.

Cara merawat bahan batik tulis yang baik bisa dengan merendam kain dengan air hangat lalu bisa mulai dikucek menggunakan tangan.

Dengan cara seperti itu warna kain batik akan terjaga dan juga lebih awet.

5. Jangan Melakukan Penyemprotan Parfum Secara Langsung

Cara merawat batik agar tidak luntur yang kelima adalah hindari menyemprot parfum secara langsung ke kain baik, sebab bisa mempengaruhi warna kain batik.

Ada beberapa parfum yang bisa meninggalkan noda di kain batik bila di semprotkan secara langsung.

Kamu tentunya tidak mau ada noda bekas parfum di kain batik yang harganya mahal, maka dari itu hindari hal tersebut.

6. Menyetrika Kain Batik Secara Berhati-hati

Cara merawat kain batik yang terakhir adalah berhati-hati dalam proses menyetrika, sebab panas yang tinggi bisa merusak warna jadi cepat pudar.

Kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan alas misalnya kain yang tipis dan kertas koran dibagian atas kain batik.

Baca Juga : 10 Bahan dan Peralatan Untuk Membuat Kain Batik Tulis

Yang terpenting tidak bersentuhan langsung antara strika dan kain batik.

Mengakalinya dengan mengatur suhu strika ke mode yang sedang tidak terlalu panas pada saat mau menyetrika pakaian batik atau kain batik.

Cara Merawat Bahan Batik

Demikianlah ulasan singkat tentan cara merawat baju batik yang bisa kamu coba, supaya pakaian berbahan kain batik kamu lebih tahan lawan dan tidak luntur warnanya.

( Shane Hijab )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *