Inilah 6 Jenis Kain Linen Yang Perlu Kamu Ketahui

Jenis Kain Linen – Pada postingan sebelumnya sudah di jalaskan secara singkat apa itu bahan kain linen dan juga karakteristiknya.

Setelah itu di ulas juga tentang kelebihan kain linen dan kekurangannya serta cara merawat pakaian yang menggunakan bahan dasar kain linen.

Pada postingan kali ini yang akan dibahas adalah jenis-jenis kain linen dan juga karakteristiknya, kain linen ada beberapa macam atau jenis kamu bisa pelajari juga dibawah ini.

 

 

Bahan Linen

 

Jenis Jenis Kain Linen

Dibawah ini ada 6 jenis varian kain linen yang akan di ulas secara singkat satu persatu informasinya, silahkan bisa kamu simak dan pelajari informasinya.

 

Bahan Kain Linen Jenis Katun

  • Bahan Kain Linen Jenis Katun

Kain linen adalah salah satu jenis bahan kain katun yang mempunyai ciri yang unik yaitu berupa serat benang yang ukurannya besar dan terlihat jelas.

Serat kain ini juga mempunyai ketahanan yang kuat bila dibandingkan dengan jenis kain katun lainnya.

 

Baca Juga : Serba Serbi Bahan Babyterry, Kelebihan dan Kekurangannya

 

Sedangkan untuk kain katun sendiri adalah kain yang selalu diunggulkan dari segi kualitasnya.

Kedua bahan kain tersebut dari bahan alami, yang melalui proses yang rumit. Pada jaman dulu kain ini hanya digunakan oleh orang yang kaya saja.

Tetapi dengan berkembangnya teknologi dan industri untuk proses pengolahan kain sekarang bisa di lakukan secara otomatis membuat harga kain katun tidak semahal waktu dulu.

 

Baca Juga : Mengenal Bahan Linen Dari Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

 

Sekarang ini hampir semua orang bisa membeli bahan kain katun tersebut, selain itu banyak jenis kain katun yang memiliki harga berbeda-beda sesuai dengan kualitasnya.

Salah satu kain katun nya adalah yang mengandung serat kain linen.

 

Kain Linen Viscouse atau Linen Euro

 

  • Kain Linen Viscose Atau Kain Linen Euro

Kain linen euro ini adalah jenis kain linen yang memiliki karakteristik kainnya paling kaku dan  juga memiliki serat kain yang longgar dan paling besar.

Namun ukuran serat besarnya masih di ukuran wajar, bila diperhatikan secara seksama kain linen euro ini aga menerawang karana serat kain yang longgar.

 

Baca Juga : Mengenal Bahan Kain Katun Stretch Yang Adem dan Nyaman

 

Biasanya orang-orang membuat gorden dengan jenis kain linen euro ini karena jenis kainnya yang tebal, kaku dan bila di setrika bekas garis strikaannya akan hilang dalam waktu yang lama.

Karakteristik kain linen euro ini sifatnya tidak mudah jatuh dan juga kain yang berat, sangat berbeda dengan jenis kain wolfis.

 

Kain Linen Look

  • Kain Linen Look

Salah satu kain yang memiliki kualitas bagus adalah kain linen look, bila diraba kainya terasa lembut dan halus akan sangat nyaman bila di pakai.

Serat kainnya hampir sama dengan kain linen euro, tetapi perbedaanya adalah pada komposisinya, pada satu helai kain linen look tersusun dari serat-serat yang lembut dan halus.

 

Baca Juga : Bahan Twill : Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

 

Karakterisitik kain linen look ini empuk, lucin, lembut, halus dan juga jatuh. Bila di bandingkan dengan linen euro kain linen look lebih unggul dari kelembutannya.

Bahan linen look adalah jenis kain yang memiliki tekstur benang yang benar-benar terlihat serta ukurannya juga besar. Bisa jadi nama kain look karena seratnya terlihat dengan jelas.

 

Baca Juga : Semua Hal Tentang Bahan Baby Canvas Yang Perlu Kamu Ketahui

 

Bahan kain linen look ini sudah banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kemeja, baju koko, gamis, jilbab dan lain-lain. Walau pun kain ini terlihat terlalu tebal tetapi masih dalam batas yang wajar.

 

Kain Linen Lineta atau Linen Slub

  • Kain Linen Lineta Atau Linen Slub

Untuk jenis kain yang mempunyai susunan serat yang rapat dan juga memiliki tesktur saling menyilang pada permukaannya. Kain lineta ini lebih tipis bila dibandingkan dengan bahan kain linen look.

 

Baca Juga : Kenali Jenis Kain Twistcone Untuk Desain Busana Yang Cantik dan Nyaman di Pakai

 

Karakteristik dan teksturnya berbeda jauh dengan jenis kain linen lainnya, kain linen slub ini bila disentuh terlihat kasar dan cenderung tidak adem bila dipakai bila dibandingkan dengan kain linen look.

Tetapi secara umum kalin linen slub memiliki karakter yang bahannya terlihat kasar, bahannya tidak mengkilap dan jatuh.

Ciri yang paling menonjol adalah susunan garis benang atau “slub” yang saling silang dan putus-putus.

 

Kain Linen Kenzo

  • Kain Linen Kenzo

Salah satu jenis kain linen yang belum lama ini beredar dipasaran yaitu jenis kain katun linen yang bernama kain linen kenzo.

Untuk ketebalan kain linen kenzo ini hampir mirip dengan kain linen slub dan juga untuk karakteristiknya yang hampir sama persis.

 

Baca Juga : Kain Diamond Crepe : Spesifikasi, Harga dan Kelebihannya

 

Kain linen kenzo ini bahannya tidak adem dan juga cenderung lebih kasar bila dipakai. Produk yang dibuat dari kalin linen kenzo ini contohnya seperti blazer, gamis ikhwan atau baju koko.

Spesifikasi kain linen kenzo ini mirip sekali dengan kain linen euro. Kalau dibandingkan dengan kain linen look sangat berbeda, kalin linen look permukaannya sangat licin.

 

Kain Linen 3G

  • Kain Linen 3G

Yang terakhir adalah kain linen 3G salah satu jenis kain linen yang masih baru, tetapi kain linen 3G ini terlihat sangat elegan dan juga unik.

Memiliki tekstur menyerupai serat kayu, dengan tampilan yang lebih moderen dan juga cutting edge, jadi nama kainnya jadi linen 3G.

 

Baca Juga : Bahan Diamond : Kain Adem dan Jatuh Cocok Untuk Kerudung

 

Bahan kain linen 3G ini memiliki karakteristik bahan yang tidak terlalu halus, tidak licin juga dan bahan kainnya jatuh dan ringan.

Hal yang khas dari kain linen 3G ini adalah adanya garis panjang yang lurus, sejajar dan rapat bila dilihat pada permukaan kainnya.

Bahan kain linen 3G untuk ketebalannya masih dibawah kain linen kenzo, kain linen 3G ini banyak digunakan untuk bahan dasar pembuatan gamis, baju koko.

 

Baca Juga : Mengenal Bahan Fleece : Kelebihan, Kekurangan dan Ciri-Cirinya

 

Untuk jenis kain linen 3G ada 3 varian serat, hal ini karena banyaknya pabrik yang memproduksi kain linen 3G sehingga terjadi perbedaan dari segi seratnya.

 

 

Demikianlah ulasan singkat tentang 6 jenis kain linen dan juga karakteristiknya, semoga informasi ini ada manfaatnya buat kamu yang sedang mencari bahan kain untuk bahan dasar membuat pakaian yang kamu mau.

 

 

 

 

(Shane Hijab)

Mengenal Bahan Linen Dari Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

Bahan Linen – Bagi kamu yang belum pernah mendengar atau mengetahui tentang bahan kain linen, mungkin kamu akan menyangka bahwa kain sama saja jenisnya. Pada dasarnya bahan linen hanya digunakan untuk kebutuhan atau keperluan bedding set.

Akan tetapi sekarang ini banyak sekali produk busana yang menggunakan bahan kain linen sebagai bahan dasarnya, ada juga perlengkapan meja makan dan berbagai kerajinan tangan yang salah satu bahan nya adalah kain linen dan kain katun.

Bahan kain linen adalah jenis kain yang terbuat dari bahan dasar serat tumbuhan linen. Di negara eropa untuk jenis bahan linen ini sangat di sukai karena kain linen ini memiliki tekstur dan karakteristik yang spesial.

 

 

Bila kamu merawat jenis kain linen ini secara benar, kain linen ini bisa bertahan lama sampai puluhan tahun.

Semakin sering di cuci dan digunakan plus dengan cara mencuci yang benar maka bahan kain linen ini akan semakin enak digunakan.

 

 

Karakteristik Bahan Linen

Bahan kain linen adalah salah satu kain atau bahan pakaian yang dikategorikan dalam bahan kain yang memiliki tekstur dan karakter yang spesial.

Karena bahan kain linen ini terbuat dari serat tumbuhan alami yaitu tumbuhan rami yang mempunyai tekstur yang lembut dan berkilau.

Sepanjang sejarah peradaban manusia kain ini merupakan yang pertama yang dihasilkan dari tumbuhan yaitu olahan serat rami.

 

 

Serat linen merupakan serat kain yang pertama yang digunakan untuk bahan dasar pembuatan kain.

Bahan linen memiliki karakteristik  yang unik yang berbeda dengan bahan kain lainnya, dibawah ini adalah karakteristik dari bahan kain linen yang perlu kamu ketahui.

  • Bahan linen adalah salah satu jenis kain yang memiliki kualitas tinggi dengan tekstur permukaan kain yang halus dan juga rapih.
  • Bahan kalin ini dari serat alami yaitu serat rami,  yang merupakan serat paling kuat diantara serat alami lainnya.
  • Warna kain yang natural dan sedikit pucat dengan dominan warna putih merupakan ciri dari kain linen ini.
  • Permukaan kain linen ini akan semakin lembut bila sering di cuci, tetapi jika salah dalam perawatannya bahan kain ini bisa juga cepat rusak.
  • Pakaian terlihat mengkilap dan halus bila menggunakan bahan dasar kain linen.
  • Kain linen memerlukan perawatan khusus karena jenis kain ini bisa cepat rusak bila terkena keringat dan akan menimbulkan jamur, serta cepat rusak bila menggunakan pemutih pakaian.
  • Jenis kain ini akan membuat pemakainnya tersara adem bila dipakai di daerah bersuhu panas, dan sebaliknya akan menghangatkan bila berada di daerah bersuhu dingin.

 

 

Serba Serbi Kain Linen

Sekarang ini produk dari jenis tekstil yang terbuat dari bahan kain linen sudah sangat banyak sekali model dan varian yang ada di pasaran.

Karena teknik pengolahannya yang unik menjadikan kain linen ini memiliki banyak sekali keunggulan dan memiliki daya tarik tersendiri.

Varian dari kain linen diantaranya adalah kain katun linen look, linen kenzo, linen slub, line 3G , linen euro, linen viscose, interles slub dan lain-lain.

 

 

Kelebihan Kain Linen

Bahan linen ini memiliki banyak sekali keunggulan karena jenis kainnya yang berkualitas tinggi, beberapa kelebihan dari bahan kain linen ini akan di ulas dibawah ini.

  • Serat Kain Linen Lebih Tembal

Bila kamu bandingkan dengan jenis kain lainnya, kain jenis linen ini memiliki ketebalan yang lebih, dengan hal itu sudah bisa dipastikan kualitas dari serat kain linen sangat bagus.

Karena serat kainnya yang tebal membuat bahan kalin linen ini lebih kuat bila di sentuh. Dengan ketebalannya kain linen bukan jenis kain yang kaku, meski kain ini adalah jenis kain yang berkategori berat.

 

  •  Kain Linen Adem Saat di Pakai

Kain linen ini direkomendasikan banget untuk sebagai bahan dasar dalam pembuatan pakaian gamis atau jilbab. Karena kain linen ini adem bila di pakai dan akan merasa nyaman bila digunakan.

 

  • Kain Linen Bertekstur Lembut

Karena terbuat dari bahan yang alami, kain linen ini memiliki permukaan kain yang lembut dan halus bila diraba. Hal tersebut membuat banyak orang suka dengan kain yang memiliki teksur hapus dan lembut.

 

  • Serabut Kain Yang Tidak Mudah Terburai

Bahan linen tidak seperti bahan kain seperti kapas atau katun, bahan linen memiliki serabut kain yang tersusun rapih dan kuat.

Jadi kain linen ini tidak mudah untuk terburai karena susunan seratnya yang rapih dan juga kuat.

 

 

Kekurangan Kain Linen

Bila diatas sudah di jelaskan tentang kelebihan dari kain linen ini, maka pada bagian ini akan dibahas kekurangan dari bahan kain linen, dibawah ini ulasan nya.

 

  • Bahan Kain Linen Tergolong Berat

Bagi kamu yang tidak menyukai bahan kain yang berat, mungkin jenis kain linen salah satu yang tidak cocok dengan selera kamu.

Kamu bisa memilih jenis kain yang lebih ringan seperti bahan katun, seperti katun toyobo, katun super nova atau katun ima.

Karena selain jenis kain berat, pada proses pencucian dan pengeringannya juga agak sedikit susah.

Karena kain linen ada beberapa jenis ada yang lebih ringan seperti kain linen look, kain ini tembal tetapi orang orang menganggapnya biasa saja.

Untuk jenis kain linen yang paling ringan adalah jenis kain linen 3G bila dibandingkan dengan kalin linen lainnya. (Source : https://www.mizutex.com)

 

  • Serat Bahan Kain Linen Lebih Mudah Terurai

Dikarenakan serat kain linen ini memiliki ukuran yang besar-besar, hal itu menjadikannya mudah terurai. Agar tidak terjadi hal tersebut kain linen harus dirawat dengan benar.

Dengan perawatan khusus kain linen ini jadi tidak mudah rusak, misalnya dengan melakukan obras penuh pada tidap ujung kain linen, hal tersebut bisa menjadi trik agar mencegah benang kain linen tidak mudah terurai.

 

 

Cara Merawat Kain Linen

Banyak sekali produk yang dibuat menggunakan bahan kain linen seperti pakaian, sarung guling, sarung bantal, sprei dan selimut.

Karena bahannya dari kain linen sebaiknya kamu mencari informasi  mengenai bagaimana cara untuk melakukan perawatan pada produk yang berbahan kain linen ini.

Agar pakaian atau produk yang menggunakan kain linen ini tidak mudah rusak dan tahan lama.

Pada kain linen yang pertama harus di perhatikan adalah apakah kain linen ini bisa dicuci atau tidak bisa dicuci. Karena ada 2 macam kain linen, kain linen yang bisa dicuci adalah yang memiliki permukaannya tidak rata dan lebih lentur.

Dan untuk bahan kain linen yang tidak dapat dicuci adalah yang memiliki permukaan kain yang lebih kaku dan rata.

Pada saat mau mencuci kain linen sebaiknya kamu bersihkan noda yang menempel pada kain tersebut, baru kemudian pakaiannya dicuci untuk bahan linen yang bisa dicuci.

Untuk proses pencucian kamu bisa menggunakan deterjen yang sudah di campur dengan air hangat, sebelum itu kamu bisa membaca petunjuk suhu di label perawatan yang ada pada pakaian tersebut.

Untuk bahan linen hindari pemakaian pemutih pakaian karena serat bahan linen akan jadi mudah rusak bila dicuci menggunakan bahan kimia seperti pemutih untuk pakaian.

Selain pemutih proses pencucian seperti merendam pakaian yang berbahan linen ini jangan terlalu lama, dan dikucek secara perlahan-lahan saja.

 

Bahan Kain Linen

 

Waktu mau dijemur pastikan bagian yang akan dijemur adalah bagian dalam pakaiannya, dan cukup hanya dengan diangin-anginkan saja, tidak perlu terkena sinar matahari langsung.

Untuk proses penyetrikaan sebaiknya dilakukan pada saat pakaian masih lembab, bukan keadaan basah. Hal ini agar perapihan pada pakaian jadi lebih mudah.

Dengan memulai penyetrikaan bagian dalam pakaian lalu bagian luar pakaian agar lebih rapih dan licin.

Untuk pakaian yang terdapat ornament hiasan atau aksesoris, sebaiknya pada waktu menyetrika ditutup dengan kain tipis baru mulai di strika bagian atasnya.

Hal tersebut untuk mencegah kerusakan pada bagian ornamen yang ada pad pakaian. Baru setelah disetrika di gantungkan, jangan dilipat kalau bahan kainnya dari linen.

 

Baca Juga :

Demikianlah ulasan singkat tentang bahan kain linen, semoga informasi tentang kain linen ini bermanfaat buat kamu yang sedang mencari info tentang linen atau mencari bahan kain untuk bahan dasar membuat pakaian.

 

(Shane Hijab)

Mengenal Kain Cotton Pique : Kegunaan dan Harganya

Bahan Cotton Pique – Bahan kain cotton pique merupakan jenis kain yang digunakan untuk memproduksi pakai kaos polo dikarenakan mempunyai karakteristik yang cocok untuk model pakaian polo shirt dengan kualitas yang bagus.

 

Bahan Cotton Pique

 

Kain Cotton Pique

Sebenarnya bahan kain pique itu seperti apa? Kain ini salah satu model kain  yang jenis rajutannya mempunyai karakteristik atau ciri rajutannya padat di permukaan bahan kainnya, serta kebanyakan corak dari rajutannya hanya ada 2 jenis.

 

 

 

Kain ini terbuat dari komposisi dari berbagai material seperti polyester, cotton dan juga campuran dari kedua bahan tersebut, seperti TC dan CVC.

 

Baca Juga : Serba Serbi Bahan Babyterry, Kelebihan dan Kekurangannya

 

Kain ini dibuat dengan semura serat katun. Ada beberapa jenis kain cotton pique ini seperti yang berjenis combed di sebut Combed Pique Diamond.

 

 

Apa Perbedaan Bahan Cotton Pique dan Combed Pique Diamond?

Untuk melihat perbedaan yang paling mencolok atau jelas adalah dari bahan utama pembuatan kain tersebut, yaitu bahan cotton combed yang nantinya akan menjadikan tekstur dan karakter kain menjadi berbeda.

 

 

Mungkin kebanyakan sudah mengetahui tentang kualitas bahan kain katun combed yang bagus, misalnya bahan kainnya yang halus, lembut bila terkena kulit, nyaman, adem dan baik pada saat penyerapan keringat.

 

Baca Juga : Mengenal Bahan Fleece : Kelebihan, Kekurangan dan Ciri-Cirinya

 

Begitu juga dengan kain bahan pique yang menggunakan bahan dasar dari kain combed. Memiliki corak rajutan yang sama, pada umumnya corak kain cotton pique menggunakan jenis corak yang segi empat.

 

Bahan Pique

 

Untuk kain combed pique diamond ini dibuat dengan tekstur, konstruksi yang sempurna untuk jenis kaos polo.

 

Baca Juga : Bahan Diamond : Kain Adem dan Jatuh Cocok Untuk Kerudung

 

Untuk gramasi kainnya ialah 180-190 gsm dengan ketebalannya yaitu 30s, cocok untuk membuat kaos polo yang mempunyai kualitas premium.

 

Harga Bahan Cotton Pique

Jenis kain pique ada beberapa variannya yang lebih mahal adalah bahan cotton pique, karena memiliki kualitas yang baik dan menghasilkan hasil yang lebih banyak.

 

Baca Juga : Kain Diamond Crepe : Spesifikasi, Harga dan Kelebihannya

 

Untuk harga kain cotton pique biasa kisaran harganya adalah Rp. 109.000 per kg biasanya untuk warna yang agak tua dan minimal pembelian satu roll.

 

 

Setiap warna mempunyai beberapa jenis harga seperti pembelian rollan atau eceran, harganya pasti berbeda.

Harga ini ditentukan dari warnanya juga jadi ada beberapa warna yang dijadikan patokan untuk harganya seperti warna tua, sedang, muda, tua spesial, putih dan misty.

 

Baca Juga Artikel Lain Tentang :

 

Contoh Harga kain combed pique seperti tabel dibawah ini, untuk perbedaan harga setiap warnanya.

Harga Combed Pique

 

Penggunaan Kain Bahan Pique

Kebanyakan bahan pique ini hanya digunakan untuk membuat polo shirt atau kaos polo saja, padahal bahan pique ini bisa juga digunakan untuk jenis pakaian lainnya.

 

 

Dibawah ini beberapa contoh pengunaan kain bahan pique untuk membuat pakaian lainnya.

  • Kaos Polos

Polo Shirt merupakan pakaian utama yang menggunakan bahan cotton pique ini dan juga dengan jenis bahan kain lainnya, contohnya pique hexagon.

Kaos yang mempunyai ciri kerah pada bagian lehernya adalah polo shirt, biasany pakaian ini digunakan untuk baju semi formal, contoh seperti seragam atau pakaian casual.

 

  • Kaos Polo Lengan Panjang

Penggunaannya hampir sama untuk kaos polo yang membedakannya hanya pada jenis lengannya aja, sesuai dari namanya kaos polo ini menggunakan lengan panjang.

Pakaian polo lengan panjang ini biasanya digunakan untuk pakaian acara yang semi formal atau bisa juga untuk seragam kerja.

 

  • Dress

Bukan hanya untuk pakaian polo shirt bahan cotton pique ini juga bisa digunakan untuk membuat pakaian wanita dengan jenis dress.

Dress yang menggunakan bahan cotton pique ini biasanya mempunyai 2 jenis yaitu dress yang tanpa lengan dan dress dengan lengan, pakaian ini sebagai pakain santai dan pakaian kerja juga bisa.

 

 

  • Hanley

Pakai jenis ini hampir mirip dengan pakaian kaos polo yang membedakannya hanya pada jenis kerahnya saja.

Pada pakaian hanley ini bagian kerahnya dihilangkan dan membentuk huruf Y serta  menggunakan kancing.

 

  • Blazer

Pakaian yang bisa dibuat menggunakan bahan cotton pique adalah jenis pakaian outer atau baju luar contohnya cardigan.

Banyak inovasi baru pakaian yang menggunakan bahan kain cotton pique ini sebagai bahan dasarnya.

Contohnya seperti membuat pakaian jenis blazer dengan bahan cotton pique, ini salah satu bentuk kreativitas dalam mengembangkan penggunaan bahan katun pique.

 

Kain Pique

 

Demikianlah ulasan singkat tentang salah satu jenis kain yaitu bahan cotton pique atau katun pique, serta contoh pakaian yang menggunakan bahan tersebut.

 

 

(Shane Hijab)

Mengenal Bahan Kain Katun Stretch Yang Adem dan Nyaman

Bahan Katun Stretch – Mungkin kamu pernah mendengan nama kain katun stretch? Mungkin kamu berfikir bahan ini mirip kain katun biasa atau lebih ke kain spandex.

Bila dilihat dari bahasanya kata streacth adalah mudah direnggangkan atau melar, jadi bahan kain katun stretch ini adalah kain jenis katun yang mudah melar.

Dipostingan ini akan di ulas secara singkat tentang kelebihan, kekurangan dan harga kain bahan katun stretch.

 

 

Katun Stretch

 

Apa Itu Bahan Katun Stretch?

Bahan kain katun stretch adalah salah satu kain berjenis kain katun yang terbuat dari dua macam serat.

Pada bagian utamanya menggunakan serat kapas, sedangkan bagian keduanya menggunakan serat lycra atau spandex.

Seperti yang kita ketahui bahan kain spandex adalah bahan kain yang mudah melar atau elastis mudah mengikuti kontur badan atau tubuh yang menggunakannya.

 

Baca Juga : Semua Hal Tentang Bahan Baby Canvas Yang Perlu Kamu Ketahui

 

Bahan ini dipercaya mempunyai daya tahan yang sangat kuat jadi lebih tahan lama dibandingkan dengan jenis kain lainnya.

Karena terbuat dari bahan catton bahan ini memiliki karakteristik atau kelebihan dalam menyerap keringat yang sangat baik.

Bahkan kain ini memberikan rasa adem atau sejuk bila dipakai.

Ditambah dengan campuran lycra maka bahan kain ini lebih elastis dan mudah sekali melar.

Oleh karena itu walaupun di campur hanya sedikit bahan elastane, bahan kain stretch ini berbeda sekali dengan bahan kain katun pada umumnya.

 

Source : Aminama

 

Jenis Jenis Bahan Kain Katun

Sekarang ini banyak sekali jenis bahan kain, salah satunya kain bahan katun stretch ini banyak digunakan untuk bahan dasar pembuatan kaos dan juga untuk membuat celana, pakaian dalam dan legging.

Karena bahan kainnya yang nyaman di gunakan sehari-hari, padahal kain katun stretch ini hanya salah satu jenis kain katun, ada banyak jenis kain katun lainnya seperti dibawah ini.

Berikut ini daftar dari bahan kain katun serta penjelasannya secara singkat. Silahkan disimak.

 

  • Kain Katun Rayon

Bahan jenis kain ini banyak digunakan atau dipakai sebagai bahan dasar pembuatan busana muslim atau gamis, karena kain katun rayon ini tidak mudah kusut dan juga licin.

Karena karakteristik dari kain katun rayon ini mudah menyerap keringat dan juga ringan saat di pakai.

 

  • Kain Katun Biasa

Karakteristik dari bahan kain katun adalah cukup baik dalam menyerap keringat.

Jenis kain katun biasa ini menggunkan bahan berkualitas standar dan juga mempunyai harga yang lebih murah dibandingan dengan jenis kain katun lainnya.

 

  • Kain Katun Cina

Bahan kain katun ini biasa dikenal dengan nama kain twill, kain ini memiliki karakteristik bahan yang tipis dan warna yang tidak mencolok atau soft.

Baca Juga : Bahan Twill : Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

 

 

  • Kain Katun Paris

Bila dilihat secara sekilas kain katun paris ini sangat mirip sekali dengan kain katun biasa, tetapi walaupun mempunyai karaktristik yang hampir sama.

Kain katun paris sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan blouse hingga hijab.

 

  • Kain Katun Silk Sutera

Bahan kain katun jenis ini memiliki karakteristik yang lembu, halus dan juga adem.

Karena terbuat dari campuran bahan cotton dan juga sutra jadi tidak heran hasilnya menjadi bahan yang sangat berkualitas.

 

  • Kain Katun Jepang

Bahan kain katun jepang ini memiliki karaktristik yang adem, lembut dikulit dan juga warna warna kainnya yang kuat.

Kain ini diproduksi di jepang, ada banyak pilihan warna biasanya  yang banyak dipasaran yang bermotif bunga-bunga cantik.

 

  • Kain Katun Bangkok

Jenis kain katun bangkok ini sesuai namanya, karena dibuat atau di produksi di bangkok dengan pilihan motif khas thailand.

Dengan memiliki tekstur kain yang kasar dan juga berbahan yang tipis hingga terkadang menerawang.

 

  • Kain Katun Minyak

Untuk jenis kain katun yang memiliki kesamaan atau bisa dibilang kembarannya dengan kain katun silk adalah kain katun minyak ini, karena karakteristiknya yang hampir sama.

 

  • Kain Toyobo Original Import

Ini adalah salah satu kain katun selain kain bahan katun stretch, yang sekarang ini sedang populer dipasaran karena memiliki tekstur yang tidak kaku, ringan, nyaman saat dipakai dan juga halus dikulit.

Selain itu bahan kain toyobo ini tidak menerawang dan juga sering di pakai sebagai bahan dasar pakaian resmi, karena kualitas bahannya yang termasuk kategori Premium.

 

  • Kain Katun Supernova

Bahan kain katun ini yang sering di pakai sebagai bahan dasar gamis yang memiliki karakter lembut, tidak menerawang dan juga adem saat dipakai.

kain ini juga ringan dan jatuh bila di kenakan. Kain katun supernova ini memiliki serabut yang halus di permukaannya.

Harga kain ini cukup mahal karena kualitas bahannya yang mumpuni, karena kain supernova ini dikenal memiliki tekstur yang ringan, lembut dan juga adem bila dikenakan.

 

 

Kelebihan Bahan Kain Katun Stretch

Kain bahan katun stretch ini menjadi salah satu bahan favorit atau unggulan dalam industri pakaian atau fashion.

Karena bahan kain katun stretch ini memiliki banyak kelebihan yang tidak di miliki oleh bahakan kain lainnya.

Kelebihannya seperti nyamaan saat dipakai atau dikenakan, adem dan sejuk bila sudah menempel pada bagian kulit.

Karena bahan kain ini terbuat dari bahan katun, selain itu bahan katun stretch ini dapat dengan baik menyerap keringat dan juga mengikuti lekuk bentuk tubuh.

 

Baca Juga : Kenali Jenis Kain Twistcone Untuk Desain Busana Yang Cantik dan Nyaman di Pakai

 

Misal kamu mempunyai bada yang ukurannya besar atau big size, bahan kain ini akan mampu melar dan membalut badan kamu dengan sempurna.

 

 

Kekurangan Bahan Kain Katun Stretch

Setelah membahas kelebihan dari bahan katun strecth ini selanjutnya kita bahan tentang kekurangannya.

Salah satu dari kekurangan bahan kain katun ini adalah dalam proses perawatannya misalnya dalam proses mencucinya harus berhati-hati.

Karena pada kain ini ada kandungan spandex yang dapat menjadi melar atau melebar bila dicuci dengan menggunakan mesin cuci.

Jadi lebih baik cucilah bahan kain ini dengan manual atau dengan tangan, pada waktu menjemur pun pastikan jangan di jemur atau jangan di gantung.

 

Baca Juga : Mengenal Bahan Viscose Serta Kelebihan dan Kekurangannya

 

Karena campuran bahan lycra ini bisa menjadi longgar sendiri. Dan juga jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari karena akan merusak warnanya jadi cepat pudar.

 

 

Harga Bahan Katun Stretch

Bila kamu ingin membeli kain bahan katun stretch ini kamu bisa coba melakukan riset  harga di marketplace atau pun di online shop di Instagram, atau bisa juga di toko kain terdekat.

Harga bahan katun stretch ini masih tergolong kain yang murah dan masih bisa dijangkau, tetapi tentunya berbeda kualitas produsen berbeda juga harga kainnya.

Di marketplace harga per meternya bahan katun stretch adalah Rp. 26.000 per meter.

 

Baca Juga : Spesifikasi Kain Maxmara, Karakteristik dan Harganya

 

Demikianlan ulasan singkat tentang bahan katun stretch semoga ulasan ini ada manfaatnya dan informasi ini bisa bermanfaat buat kamu yang sedang mencari bahan kain.

 

 

 

 

(Shane Hijab)

Bahan Wollycrepe : Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

Bahan Wollycrepe – Pada ulasan kali ini akan membahas tentang salah satu jenis bahan Wollycrepe yang masih belum banyak di ketahui orang.

Jenis bahan Wollycrepe ini merupakan kain yang memiliki tekstur seperti kulit jeruk.

Bahan kain Wollycrepe memiliki banyak varian, misal wollycrepe caltiri, wollycrepe polos.

Kain Wollycrepe ini merupakan salah satu dari varian jenis kain crepe yang memiliki tekstur yang halus dan juga lembut seperti bahan crepe pada umumnya.

Buat kamu yang sedang ingin membuat pakaian gamis, kain Wollycrepe adalah kain yang sangat cocok untuk menjadi bahan dasarnya.

Karena kain jenis Wollycrepe ini memiliki ketebalan kain yang pas serta susunan kain nya tidak menerawang dan juga rapat.

 

 

Apa Itu Bahan Kain Wollycrepe?

Kain wollycrepe ini merupakan bahan kain yang memiliki permukaan kainnya seperti kulit jeruk, yang sangat lembut dan teksturnya tidak terlalu terlihat.

 

Kain Wollycrepe

 

 

Bila dibandingkan dengan bahan kain wolfish akan terlihat sangat mirip, perbedaannya hanya lebih jelas bila diraba tekstur kainnya.

Buat orang awam untuk mengenali bahan kain wollycrepe akan mengira bahwa jenis kain ini bukan salah satu dari jenis kain crepe.

Sebabnya tekstur kain wollycrepe ini sangat lembut berbeda dengan jenis kain seperti Crepe Diamon Italiano atau Moss Crepe.

 

Kain Wollycrepe

 

Kelebihan Bahan Wollycrepe

Bila di perhatikan dengan seksama jenis bahan wollycrepe ini memiliki banyak keunggulan atau kelebihan.

Seperti bahan kainnya yang jatuh (tidak kaku) dengan ketebalan kain yang pas tidak terlalu tebal atau tidak terlalu tipis.

Kain ini banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian gamis dan jilbab karena sifat kainnya, tekstur nya dan juga ketebalan kainnya.

 

Baca Juga : 8 Jenis Kain Yang Bagus Untuk Bahan Dasar Gamis dan Jilbab

 

Dengan karakteristik kain wollycrepe yang ringan dan mudah jatuh serta bila dipakai akan terasa adem dan lembut dikulit.

Bahan kainnya juga mudah untuk menyerap keringat juga kain ini tidak mudah menjadi kusut.

Selain itu bahan kain ini memiliki banyak pilihan warna mulai dari warna yang cerah, warna pastel sampai warna dasar.

Hal ini menjadi daya tarik untuk membuat busana dengan bahan yang bagus dan banyak pilihan warnannya.

 

Bahan Kain Wollycrepe

 

Kekurangan Bahan Kain Wollycrepe

Setelah kita mengetahui semua kelebihan dari kain wollycrepe, tentu saja pasti ada kekurangannya juga yang harus di ketahui.

Inilah beberapa kekurangan kain wollycrepe yang harus kamu ketahui :

  • Untuk harga bahan kain wollycrepe premium cukup mahal
  • Bahan kain tidak bersifat elastis (melar)
  • Serat dari kain ini tidak mudah menyerap keringat
  • Beberapa jenis kain wollycrepe ada yang menerawang

 

 

Jenis Jenis Bahan Wollycrepe

Ada beberapa jenis kain ini, seperti yang akan di ulas secara singkat dibawah ini tentang macam-macamnya, silahkan di simak.

 

  • Kain Bubble Crepe

Untuk jenis kain bubble crepe ini memiliki tekstur yang seperti kulit jeruk, sangat terlihat jelas dan bila di sentuh juga akan terasa teksturnya.

Kain ini agak tipis, bahannya jatuh dan tidak elastis, ringan namun tidak menerawang.

Bila di tarik kain ini akan sedikit melar disebabkan tekstur jeruk yang longgar bila kainnya di tarik.

 

  • Kain Moss Crepe

Untuk jenis kain moss crepe memiliki tesktur yang unik seperti permukaan kulit jeruk, dan bila di sentuh kainnya akan terasa seperti butiran pasir yang tersusun.

Kalau dilihat secara seksama akan terlihat seperti pasir yang menempel di permukaan.

Kain ini memiliki karakteristik yang halus dan tidak terlalu kasar, bahan kain nya agak tebal dan tidak menerawang, cocok untuk bahan dasar gamis atau jilbab.

 

  • Kain Arabian Crepe

Untuk kain arabian crepe ini memiliki grade diatas kain moss crepe, tetapi kainnya seperti duplikatnya sama persis.

Bahan kain arabian crepe ini mempunyai karakteristik kain yang halus, adem dan juga kainnnya lebih tebal bila dibandingkan dengan kain moss crepe.

 

Gamis Bahan Wollycrepe

 

Untuk harganya juga lebih mahal dari bahan kain moss crepe, kalau kamu orang awam tentang kain mungkin akan kesulitan membedakan kedua jenis kain ini.

Cara untuk membedakannya bisa dengan cara diraba secara langsung permukaan kainnya.

 

  • Kain Crezia Crepe

Bahan kain crezia crepe ini memiliki testur kain yang bergaris tersusun walau hanya terlihat secara sekilas saja.

Kain ini juga mempunyai karakteristik yang bahan kainnya elastis bahkan sangat elastis. Kamu bisa  merenggangkan kain ini secara diagonal saja.

Karena kalau horizontal atau verstical tidak bisa seelastis diagonal daya renggangnya.

 

  • Kain Diamond Italiano

Varian diamond italiano crepe ini merupakan kain yang memiliki tekstur seperti permukaan jeruk mirip juga dengan kain moss crepe yang memiliki tampilan lebih jelas.

Bila diraba tekstur dari kain ini akan terasar lebih kasar bila dibandingkan bersama kain moss crepe.

Kain diamond italiano crepe memiliki karakteristik kain yang ringan, jatuh dan cukup elastis bila dibandingkan dengan bahan moss crepe.

 

Gamis Bahan Wollycrepe Import

 

Harga Bahan Kain Wollycrepe

Untuk kisaran harga dari bahan kain wollycrepe ini bervariasi tergantung penjualnya, tempat jualnya, kualitas kain dan juga pilihan warna yang ditawarkan.

 

Harga Kain Wollycrepe

 

Biasanya untuk warna yang limited edition harganya bisa menjadi lebih mahal karena susah untuk mencari warnanya.

Untuk tau kisaran harganya kamu bisa juga cek di marketplace untuk kisaran harga kain wollycrepe adalah Rp. 27.000 per Meter.

 

Baca Juga : Nama Nama Kain Yang Sering di Gunakan Sebagai Bahan Dasar Gamis

 

Demikian ulasan singkat tentang bahan kain bahan wollycrepe, mungkin kamu sedang mencari ulasan tentang jenis jenis kain yang cocok untuk dijadikan bahan dasar busana yang akan kamu buat.

Semoga ada manfaatnya, silahkan bisa kamu share di media sosial kamu, mungkin saja ada teman atau sahabat kamu yang sedang mencari review kain wollycrepe.

 

 

 

 

(Shane Hijab)

Bahan Twill : Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya

Bahan Twill Kamu yang gemar menjahitkan baju atau berbisnis baju pasti sudah paham akan karakteristik dari katun Jepang dan lokal.

Negara yang memproduksi kain ini ternyata tidak hanya Indonesia dan Jepang saja, melainkan juga negara China.

Kain katun tersebut sering disebut dengan bahan Twill.

Kain katun yang satu ini juga bersifat lembut dan juga adem untuk dipakai.

Warna-warna yang ditawarkan biasanya merupakan warna populer yang banyak diminati masyarakat, terutama wanita.

 

 

 

Apabila Kamu berniat untuk merancang busana yang terbuat dari bahan yang satu ini, maka setidaknya Kamu harus mengetahui serba-serbi dari bahan yang satu ini.

Hal ini diperlukan, agar Kamu tidak salah beli kain katun bila mau membuat busana pakaian.

 

Apa Itu Bahan Twill?

Kamu yang belum terlalu familiar dengan berbagai macam jenis kain bisa mulai mengetahui tentang ciri-ciri dari bahan ini.

Bahan Twill ini juga cocok digunakan untuk berbagai model busana, baik pria maupun wanita.

Namun, biasanya sasaran dari para pengusaha busana lebih diutamakan untuk busana kaum hawa.

 

 

Bahkan, bahan yang satu ini juga bisa cocok digunakan untuk merancang baju gamis.

Selain dari baju atasan, bahan ini juga cocok dibuat untuk membuat bawahan, seperti rok maupun celana panjang.

Tak jarang pula, perusahaan busana menggunakan bahan ini untuk membuat dress pesta dan lain juga celana untuk pria.

 

Baca Juga : 8 Jenis Kain Untuk Gamis Yang Bagus dan Nyaman

 

Penggunaan dari bahan bisa dikatakan sangat luas sekali dalam ranah bisnis.

Jadi tidak seperti kain sifon maupun kain brokat yang notabene hanya digunakan oleh kaum hawa saja.

Kualitas yang ditawarkan oleh kain katun China ini mirip sekali dengan katun yang berasal dari Jepang.

 

Baca Juga : Kain Diamond Crepe : Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangannya

 

Perbedaan yang nyata hanya terletak dari ketebalan kain dan warna yang lembut alias pastel.

Sebagian besar katun yang berasal dari negara China ini tidak ada yang berwarna tua, karena memang sebagian besar masyarakat seluruh dunia lebih menyukai warna-warna yang terang alias lembut.

Katun China ini biasanya diproduksi tidak murni 100%, sehingga terdapat campuran dari bahan lainnya, seperti Spandex sebesar 2%.

 

Baca Juga : Bahan Kain Visoce Untuk Jilbab Yang Cantik dan Nyaman

 

Berkat campuran Spandex tersebut, kain yang satu ini memiliki sifat sedikit lentur dan berguna untuk mengunci warna, supaya tidak mudah pudar saat dijemur maupun dicuci.

Berkat kelenturan yang dimiliki oleh kain ini, Kamu akan bisa menggunakan untuk banyak rancangan busana.

 

 

Kelebihan Kain Bahan Twill

Setelah Kamu paham mengenai apa itu Bahan Twill, maka Kamu bisa beralih pada informasi seputar kelebihan maupun kekurangan dari bahan yang satu ini.

Beberapa kelebiha dari kain katun China ini akan bisa disimak berikut ini.

 

  1. Permukaan Berbentuk Diagonal

Kamu akan bisa melihat bahwa rajutan serat dari kain katun China ini memiliki permukaan yang berbentuk diagonal.

Kamu akan menyadari bahwa permukaan tersebut akan mirip dengan bahan drill.

Jalinan serat yang berbentuk diagonal ini memberikan kesan eksklusif pada baju yang dibuat dengan bahan ini.

 

  1. Kualitas Mirip Lumayan dan Harga Miring

Hal yang menjadi keunggulan dari bahan-bahan yang berasal dari China adalah harga yang miring dengan kualitas yang lumayan.

Bahan katun asal China ini memang lebih tipis dari katun Jepang, tetapi hal itulah yang membuat pakaian yang dibuat dari bahan yang satu ini bisa terasa lebih adem dan juga lembut di kulit.

 

  1. Warna Tidak Mencolok

Sebagian besar masyarakat di seluruh dunia menyukai baju dengan warna yang terang.

Busana dengan warna ini cocok digunakan kaum pria maupun hawa.

Berkat tidak adanya warna yang tua, hampir sebagian besar bahan kain katun ini mudah laris di pasar.

Pembuatan untuk gamis juga banyak yang menggunakan katun China, sehingga membuat penggunanya tampak berseri berkat warna muda kain katun ini.

 

  1. Nyaman Dibuat Sprei

Penggunaan kain Twill ini tidak hanya sebatas pada busana saja.

Kamu bisa juga menggunakan kain tersebut untuk membuat sprei.

Bahan ini cocok dipakai untuk membuat sprei, karena memang nyaman dan juga adem.

Selain itu, kain katun ini juga memiliki permukaan yang lembut, sehingga sangat pas saat bersentuhan dengan kulit dan tidak memicu rasa gatal.

 

  1. Kuat dan Tidak Mudah Luntur

Kamu sudah mengetahui bukan bahwa kain katun Twill ini memiliki campuran bahan berupa Spandex. Campuran tersebut membuat kain ini menjadi lebih lentur dan kuat serta tidak mudah luntur.

Berkat karakteristik tersebut, kain ini banyak digemari.

 

  1. Daya Serap Keringat yang Baik

Bahan Twill juga memiliki kelebihan berupa daya serap yang baik dibandingkan dengan beberapa jenis kain lainnya.

Kamu bisa menggunakan busana yang terbuat dari bahan ini di tempat yang panas berkat daya hisap keringat yang baik.

 

  1. Permukaan yang Lembut saat Dipegang

Semua jenis katun selalu memiliki ciri-ciri nyaman dan lembut saat dipegang.

Hal ini juga berlaku bagi kain katun Twill bila di sentuh akan terasa lembut dipermukaan kulit.

Kamu bisa menggunakan bahan ini untuk membuat bermacam-macam keperluan busana maupun sprei.

 

 

Kekurangan Bahan Kain Twill

Kamu sudah tahu tentang apa saja kelebihan dari kain katun Jepang.

Sekarang saatnya Kamu untuk bisa memahami tentang apa itu kekurangan dari kain yang satu ini dengan melihatnya sebagai berikut.

 

  1. Tidak Ada Warna Tua atau Mencolok

Tidak memiliki warna tua bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan.

Bahan yang satu ini kurang bisa digunakan sebagai celana kerja pria, karena sebagian besar warna yang dipakai biasanya warna yang tua.

 

  1. Kualitas Tetap Kalah Dibandingkan Katun Jepang

Tidak bisa dipungkiri bahwa harga akan selalu berpengaruh pada kualitas.

Kamu menyadari bukan bila kain-kain yang berasal dari China memang bisa dibeli dengan harga lebih miring.

Namun, hal itu berdampak pada ketebalan kain yang tipis dan daya serap katun China yang kalah dibandingkan dengan katun Jepang.

 

 

Tips Merawat Bahan Twill

Kain katun Twill ini memiliki ketahanan panas yang lebih baik dari bahan Crepe maupun sifon.

Jadi Kamu bisa lebih lega saat menyetrika. Kamu tidak perlu sering-sering mencuci pakaian yang terbuat dari Twill.

Hal ini untuk membuat pakaian lebih awet, sehingga bisa dipakai sebanyak 2 kali.

Namun, bila aktivitas yang dilakukan membuat pakaian menjadi kotor, Kamu tetap harus mencucinya dengan segera.

 

Kain Twill

 

Harga Bahan Twill

Bahan Twill ini juga dijual dengan bermacam-macam harga di pasaran sesuai penjualnya dan kualitasnya.

Kamu akan bisa menemukan kisaran harga kain twill mulai dari Rp 30.000 sampai dengan Rp 50.000 untuk per meternya.

Kamu juga bisa beli kain ini melalui toko online di instagram atau di marketplace.

 

Baca Juga : Cara Mengenali Bahan Kain Yang Bagus Buat Membuat Pakaian

 

Kamu sudah sangat tertarik bukan untuk membeli bahan Twill, untuk dijadikan bahan dasar membuat busana pakaian.

Harga kain twill yang miring ini sangat cocok digunakan dalam industri gamis juga.

Banyak pengusaha busana yang menggunakan bahan kain ini untuk membuat jenis busana lainnya.

 

 

 

(Shane Hijab)

Nama Nama Kain Yang Sering Digunakan Untuk Bahan Gamis

Nama Nama Kain – Saat ini, menjadi muslimah cantik dan anggun bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan.

Dengan banyaknya model gamis yang cantik dan elegan, Kamu bisa menjadi sosok cantik dan anggun tersebut dengan mudah.

Dalam memilih gamis, Kamu tentu harus berhati-hati karena saudah banyaknya model dan jenis gamis saat ini.

Selain model, bahan kain juga harus dipertimbangkan karena akan berpengaruh ke pada kenyamanan saat di pakai.

 

 

 

Berikut ini nama nama kain yang sering dijadikan bahan gamis dan kelebihannya, serta harga dari setiap kainnya.

Buat kamu yang ingin membuat gamis sendiri, kamu perlu tau bahan kain yang cocok untuk model gamis yang akan kamu jadikan bahan dasarnya.

Dibawah ini ulasan singkat tentang nama nama kain untuk jilbab maupun gamis.

 

Nama Nama Kain Untuk Gamis

Mengetahui nama nama kain dan juga spesifikasi lengkap sebelum membuat pakaian gamis atau jilbab sangat direkomendasikan.

Agar kamu bisa menyesuaikan model gamis atau jilbab apa yang akan di buat, dengan mengetahui nama nama kain dan tekstur kainnya jadi lebih mudah memilih bahan kain.

 

  1. Kain Crepe

Kain crepe merupakan salah satu nama nama kain yang populer digunakan untuk membuat gamis serta kerudung.

Kain ini memiliki beberapa karakteristik yang sangat pas untuk membuat jenis pakaian ini.

 

Kain Crepe @mytextileid

 

Salah satunya adalah jatuh ketika dikenakan. Sehingga, gamis dengan kain ini akan membuat pemakainya nampak lebih anggun dan cantik.

Kain crepe juga memiliki tekstur yang unik, sedikit berpasir atau mirip kulit jeruk.

Selain itu, kain tersebut juga adem serta tidak menerawang.

Sehingga, Kamu dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa takut kegerahan dan gamismu menerawang. Kain ini juga elastis, halus, dan ringan.

Kain crepe ada beberapa jenis. Tiap jenis tersebut memiliki karakteristik yang sedikit berbeda-beda. A

da yang lebih tebal, lebih kasar teksturnya, dan ada yang lebih kaku.

Beberapa contoh jenis kain crepe adalah diamond crepe, moss crepe, diamond italiano, dan bubble crepe.

Kain ini tersedia dalam berbagai warna. Sehingga, gamis dari bahan ini dijamin warnanya menarik. Selain itu, harga kain crepe juga cukup bervariasi.

Yang paling murah adalah sekitar 20 ribu per meter. Sedangkan yang paling berkualitas dapat mencapai 50 ribu per meter.

 

  1. Kain Balotelli

Kain balotelli juga merupakan kain yang populer untuk membuat gamis.

Kain ini memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya adalah serat garis-garis atau kotak-kotak yang cukup mudah dilihat.

 

Kain Balotelli

 

Tekstur bahan kain balotelli ini sedikit kasar. Meski demikian, kain ini halus dan ringan.

Sehingga, jilbab atau gamis dari bahan ini tidak akan terasa berat dipakai.

Kain Balotelli juga cukup tebal. Jadi, bila dijadikan gamis atau jilbab dijamin tidak akan menerawang.

Selain itu, gamis dari kain tersebut juga terasa adem dipakai sehingga cocok untuk cuaca di Indonesia.

Keunggulan lain dari kain ini adalah sifatnya yang tidak mudah kusut.

Jadi, meski Kamu melakukan banyak aktivitas saat memakai gamis balotelli, Kamu akan tetap terlihat rapi.

Harga kain ini cukup murah. Satu meter kain balotelli biasanya dijual kurang lebih 25 ribu rupiah.

 

  1. Kain Maxmara

Salah satu sebab mengapa kain maxmara banyak digunakan untuk membuat gamis adalah motifnya yang cantik dan sangat bervariasi.

 

Kain Maxmara

 

Kain yang juga disebut sutra satin ini teksturnya halus, tidak mudah kusut, lembut, dan sedikit berkilap.

Kain maxmara ini juga ringan, tidak menerawang, dan jatuh ketika dipakai.

 

Baca Juga : Spesifikasi Kain Maxmara, Karakteristik dan Harganya

 

Gamis dari kain ini cocok digunakan pada acara-acara formal karena tampilannya yang cantik dan elegan.

Untuk harganya, kain ini bisa dibilang cukup terjangkau. Kisaran harganya di pasaran adalah antara 27 ribu sampai 45 ribu per meter.

 

  1. Kain Katun Ima

Kain katun ima biasanya digunakan untuk membuat gamis harian. Dari nama nama kain sebelumnya, jenis kain ini cocok untuk bahan gamis untuk keseharian.

Hal ini karena bahan kain katun ini mudah kusut. Meski demikian, kain tersebut sangat nyaman dipakai.

 

Kain Katun Ima

 

Daya serap keringatnya sangat baik dan teksturnya juga halus dan bikin nyaman.

Dengan demikian, Kamu dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan nyaman saat memakainya.

Keunggulan lain dari kain jenis ini adalah warnanya yang tahan lama dan tidak mudah pudar.

Selain itu, harganya juga sepadan dengan kualitasnya. Untuk setiap meternya, katun ima dijual dengan harga sekitar 30 ribu.

 

  1. Katun Jepang

Katun Jepang adalah salah satu nama nama kain yang berkualitas dan cocok untuk membuat gamis. Kain ini adem, halus tanpa ada bulu di permukaannya, dan tidak mudah pudar warnanya.

 

Kain Katun Jepang

 

Motif kain ini juga sangat bervariasi dan semuanya cantik.

Jadi, tak heran jika banyak desainer yang menggunakan kain ini untuk membuat gamis.

Kain katun Jepang merupakan salah satu kain premium, selain itu nama nama kain katun juga banyak jenis dan motifnya.

Sehingga, tak heran jika harganya cukup mahal. Untuk tiap meternya, kain ini dijual dengan harga sekitar 45 ribu rupiah.

 

  1. Kain Wolfis

Kain wolfis adalah salah satu nama nama kain bahan gamis yang sangat digemari.

 

Kain Wolfis

 

Kain ini cukup tebal namun ringan. Selain itu, kain ini juga halus, tidak mudah kusut, dan tersedia dalam berbagai pilihan motif serta warna menarik.

Kain ini harganya cukup terjangkau, yaitu sekitar 28 ribu rupiah per meter.

 

  1. Kain Cotton Combed

Kain cotton combed terkadang digunakan untuk membuat gamis kaos.

Gamis seperti ini tentu sangat cocok untuk anak muda atau untuk dipakai sehari-hari.

 

Kain Cotton Combed

 

Kain cotton combed ini teksturnya halus dan tidak memiliki sisa serat kapas pada permukaannya.

Selain itu, kain ini juga dapat menyerap keringat dengan sangat baik.

Kain cotton combed tersedia dalam pilihan ketebalan. Jadi tak heran jika harga kain ini juga bervariasi.

Penjualan kain ini ada yang per kilogram dan ada yang per rol.

Satu rol kain cotton combed yang paling murah harganya kurang lebih 70 ribu rupiah.

 

  1. Kain Chiffon

Kain chiffon memiliki penampilan yang cantik dengan teksturnya yang halus dan warna serta motifnya yang menarik.

Sayangnya, kain ini cenderung tipis dan menerawang, perlu kombinasi dengan kain lain untuk pembuatan gamis.

 

Kain Chiffon

 

Oleh karenanya, tak heran jika kain ini sering digunakan bersama dengan jenis kain lain dalam pembuatan gamis agar tidak menerawang.

Harga kain ini sangat bervariasi, tergantung pada jenis dan kualitasnya.

 

  1. Kain Denim

Jika biasanya kain denim digunakan untuk membuat jaket dan celana, kini bahan denim juga digunakan untuk membuat gamis.

Kain ini nyaman digunakan, memiliki daya tahan yang baik, kuat, dan keren.

 

Kain Denim

 

Dengan mengenakan gamis denim, Kamu pasti akan terlihat cool.

Kain denim tersedia dalam berbagai pilihan ketebalan.

Kain denim tipis biasanya dijual sekitar 40 ribu rupiah per meter. Sedangkan kain denim tebal dijual sekitar 80 ribu rupiah per meter.

 

  1. Kain Rayon

Kain rayon terkadang disebut juga sebagai kain santung.

Karakteristik kain ini adalah jatuh saat dipakai, lembut, serta menyerap keringat. Kain ini seringnya dijadikan daster muslim karena mudah kusut.

 

Kain Rayon

 

Selain itu, kain ini juga sering digunakan untuk membuat mukena.

Kain ini sedikit menerawang, terutama yang berwarna cerah.

Untuk setiap meternya, kain ini dijual sekitar 15 ribu rupiah hingga 30 ribu rupiah.

 

Dengan mengetahui nama nama kain yang biasa digunakan untuk membuat gamis tersebut, Kamu kini tahu kelebihan-kelebihan kain gamis yang ada di pasaran.

Semoga nama nama kain informasi di atas dapat membantumu memilih bahan gamis yang sesuai dengan kebutuhanmu.

 

 

 

 

(Shane Hijab)

Tips Merawat Pakaian Berbahan Kain Baby Canvas

Bahan Kain Baby Canvas – Buat kamu yang memiliki pakaian atau busana yang menggunakan bahan dasar kain baby canvas.

Kamu bisa menyimak tips yang ada pada artikel ini tentang bagaimana cara merawat pakaian berbahan kain baby canvas.

Tetapi sebelum itu kamu harus tau dulu apa itu kain baby canvas, dan apa saja yang bisa dibuat dengan menggunakan bahan kain baby canvas tersebut.

 

 

Kain Baby Canvas Polos

 

Bahan Kain Baby Canvas ialah salah satu jenis bahan kain yang tergolong dalam kelompok kain canvas / kanvas.

Kain ini sangat terkenal di kalangan masyarakat karena kain ini memiliki tekstur dan karakteristik yang berbeda dengan jenis kain lainnya.

 

Baca Juga : Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Bahan Baby Canvas?

 

Contohnya kain baby canvas ini memiliki serat kain yang tebal dan juga sangat kuat.

Bahan kain baby canvas ini sering digunakan sebagai bahan atau media untuk melukis.

Tetapi setelah berkembangnya zaman, kain baby canvas ini digunakan oleh para desainer dalam membut pakai seperti bahan untuk jaket, tas, sepatu dan banyak lagi.

 

 

Tips Merawat Busana Berbahan Kain Baby Canvas

Dalam melakukan perawatan terhadap pakaian atau barang yang menggunakan bahan dasar kain baby canvas sangatlah mudah.

 

Jaket Berbahan Baby Canvas

 

Tetapi kamu tetap harus memperhatikan beberapa hal untuk memastikan kamu tidak merusak bahan kain baby canvasnya.

 

  • Membersihkan Noda Pada Kain Baby Canvas

Dalam melakukan pembersihan terhadap noda yang membandel, kamu bisa mencoba dengan mengoleskan deterjen liquid pada bagian kain yang terkena noda.

Selanjutnya kamu bisa menyikatnya dengan pelan-pelan sampai kotoran atau noda yang ada mulai memudar.

Setelah itu kamu bisa membilasnya sambil mencuci seperti biasa dengan menggunakan air bersuhu dingin.

 

  • Kain Baby Canvas Di Cuci dengan Cara Manual

Buat kamu yang sudah membeli pakaian dengan bahan kain baby canvas, jangan lupa pada waktu mencuci untuk pertama kalinya.

 

Baca Juga : Cara Mudah Membedakan Jaket dengan Hoodie

 

Jangan dulu menggunakan detejen sampai pencucian untuk ke tiga kalinya, setelah itu kamu bisa menggunakan deterjen.

Kenapa seperti itu, itu dilakukan agar serat bahan kain dan warna dari baby canvas ini tetap awet.

Pastikan pada tahap mencuci jangan menggunakan mesin cuci tapi dengan cara manual menggunakan tangan.

Bila terpaksa harus menggunakan mesin cuci pilih settingan dengan putaran yang soft atau normal.

 

 

  • Menjemur Pakain Berbahan Baby Canvas Jangan Terkena Matahari Langsung

Setelah selesai mencuci pakaian yang berbahan kain baby canvas, selanjutnya pada proses penjemuran.

Lebih disarankan pakaian tersebut di hindarkan dari sinar matahari langsung.

Karena untuk melindungi warna kain pakaian agar tidak cepat pudar dan juga tidak merusak bahan serat kain pakaian tersebut.

 

  • Menyetrika Pakaian Baby Canvas

Setelah kering di jemur, pada proses menyetrika pastikan menggunakan suhu yang sedang untuk pakaian berbahan baby canvas ini.

Karena bila suhu strikaan terlalu panas akan merusak serat kain bahan pakaian baby canvas ini, jadi perlu berhati-hati.

 

 

Contoh Pakaian Berbahan Kain Baby Canvas

Ada banyak produk yang menggunakan bahan dasar baby canvas, seperti tas dan jaket.

 

Baca Juga : Macam Macam Bahan Jaket Yang Populer di Indonesia

 

Salah satu contoh jaket yang menggunakan bahan kain baby canvas seperti dibawah ini.

Untuk mendapatkan produk dengan bahan canvas ini kamu bisa searching di marketplace atau online shop yang ada di Instagram.

 

 

Ada banyak sekali model jaket yang menggunakan kain baby canvas ini, dengan tampilan warna yang berbeda-beda.

Selain jaket ada juga produk seperti sepatu canvas dan totebag yang menggunakan kain canvas.

 

 

Demikianlah ulasan singkat tentang bagiamana tips cara merawat pakaian yang menggunakan bahan dasar kain baby canvas.

 

Baca Juga : Contoh 4 Bahan Jaket Yang Tidak Panas Saat di Pakai

 

Semoga postingan ini ada manfaatnya, Kamu juga bisa bantu share ke sosial media kamu bila merasa tips ini bermanfaat.

Mungkin saja ada teman kamu yang sedang mencari tips bagiamana cara merawat busana berbahan kain baby canvas.

 

 

 

 

(Shane Hijab)

Semua Hal Tentang Bahan Baby Canvas Yang Perlu Kamu Ketahui

Bahan Baby Canvas – Kain canvas ada bermacam-macam. Salah satunya adalah bahan baby canvas.

Saat berbelanja tas, topi, atau pakaian, Kamu mungkin akan menemui produk-produk dengan keterangan kain baby canvas sebagai bahannya.

Seperti apa sih kain ini sebenarnya? Apakah kain ini tebal serta kaku?

Apakah nyaman dikenakan jika digunakan sebagai bahan pakaian? Temukan semua jawaban tersebut di sini.

 

 

 

Apa itu Kain Baby Canvas?

Kain baby canvas meupakan salah satu jenis kain canvas yang memiliki tekstur paling halus di antara jenis kain kanvas lainnya.

Selain itu, kain ini nampak paling elegan dan menarik, jadi cocok untuk membuat pakaian yang nyaman dengan bahan baby canvas ini.

 

 

Bahan baby canvas memiliki beberapa karakteristik khas, penjelasananya ada dibawah ini :

 

  1. Lebih Tipis

Kain ini tidak terlalu tebal. Jika dibandingkan dengan beberapa jenis kain canvas lainnya, kain ini cenderung lebih tipis.

Namun, jika dibandingkan kain lainnya, misalnya wolfis, baby canvas lebih tebal.

 

  1. Pori-Pori Kecil

Saat Kamu mengamati kain bahan baby canvas, Kamu akan melihat bahwa kain ini memiliki pori-pori kecil, tidak sebesar jenis kain kanvas lainnya.

Dengan pori-pori yang lebih kecil ini, kain tersebut menjadi nampak lebih menarik dan elegan.

 

  1. Serat Kuat

Meski lebih tipis dari beberapa jenis kain canvas lainnya, namun kain baby canvas ini kuat, lebih kuat dari canvas blacu.

Sehingga, kain ini juga sering dipakai untuk membuat tas.

Seratnya yang kuat akan mampu menahan beban dengan cukup baik.

Selain itu, jika kain dijadikan pakaian maka pakaian tersebut akan awet.

 

  1. Tidak Mudah Kusut

Kain bahan baby canvas tidak mudah kusut.

Sehingga, pakaian atau jaket dengan bahan ini akan terlihat selalu rapi dan halus.

Kamu tidak perlu sering-sering menyeterikanya jika tidak memiliki waktu.

 

  1. Tidak Kaku

Tidak seperti jenis kain canvas lainnya, baby canvas ini tidak kaku.

Bahannya cukup lemas sehingga cocok untuk pakaian.

Saat Kamu mengenakan jaket atau kemeja dari kain ini, Kamu tetap dapat bergerak dengan leluasa.

 

  1. Tekstur Lebih Lembut

Kain baby canvas ini terasa lembut dan halus di kulit.

Dengan demikian, pakaian dari bahan ini pasti akan nyaman dikenakan.

 

 

Kelebihan Bahan Baby Canvas

Bahan baby canvas memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang mungkin tidak dapat ditemui pada jenis kain lainnya.

Berikut ini adalah Kelebihan kain baby canvas :

 

  • Tahan Lama

 

Kain ini memiliki daya tahan yang bagus meski tidak terlalu tebal.

Apabila Kamu membeli pakaian dari bahan ini maka dijamin barang tersebut tidak akan mudah rusak.

Jadi, barang tersebut akan tahan lama serta awet.

 

  • Kuat

Serat kain baby canvas yang kuat membuat kain ini lebih awet.

Selain itu, kuatnya serat baby canvas ini juga membuat kain tersebut cocok digunakan untuk membuat tas atau benda lain yang membutuhkan bahan yang kuat.

 

  • Lemas dan lembut

Kain baby canvas ini terasa lembut di kulit dan lemas.

Sehingga, jika digunakan untuk membuat pakaian pasti akan terasa nyaman.

 

  • Dapat digunakan untuk membuat bermacam-macam benda

Karakteristik kain ini membuatnya cocok digunakan untuk membuat berbagai benda, contohnya tas, topi, jaket, dan kemeja.

Dengan demikian, kain baby canvas memiliki daya guna yang sangat baik.

 

  • Tersedia dalam berbagai warna dan pola

Kain baby canvas tersedia dalam berbagai warna dan motif.

Sehingga, jika ingin berkreasi dengan kain ini, Kamu dapat leluasa memilih warna serta motif.

Jadi, kreasi kamu pasti akan terlihat menarik.

 

 

Kekurangan Kain Baby Canvas

Kain baby canvas tersedia dalam berbagai warna dan motif. Sehingga, jika ingin berkreasi dengan kain ini,

Kamu dapat leluasa memilih warna serta motif. Jadi, kreasi kamu pasti akan terlihat menarik.

Kekurangan kain baby canvas adalah :

 

  • Warna mudah pudar

Warna kain ini mudah pudar, apalagi jika kualitas kain tersebut bukan grade A.

Oleh sebab itu, Kamu harus merawat kain ini dengan tepat agar warnanya tidak mudah pudar.

 

  • Tidak cocok untuk pakaian siang hari

Kain ini memiliki pori-pori yang kecil serta serat yang lebih tebal dari beberapa bahan kain lainnya.

Oleh karenanya, pakaian dari bahan ini kurang dapat mensirkulasi panas tubuh.

Kain baby canvas juga cenderung menyerap panas matahari.

Sehingga pakaian ini tidak pas dipakai pada siang hari atau pada saat cuaca panas.

 

Baca Juga : Mengenal Macam Macam Kain dan Kegunaannya

 

Mengenakannya pada waktu-waktu tersebut pasti akan membuat Kamu merasa kegerahan.

Untuk menyiasatinya, pakailah jaket atau pakaian baby canvas pada malam hari, saat cuaca dingin, atau saat berada di pegunungan. Jadi, Kamu akan tetap merasa nyaman memakainya.

 

 

Tips Merawat Pakaian dari Bahan Baby Canvas

Mengingat karakteristik kain baby canvas yang unik, maka Kamu harus tahu cara merawatnya agar pakaian dari bahan ini tetap awet dan warnanya tidak pudar.

Berikut ini tips merawat pakaian dari bahan ini.

 

  1. Cara menghilangkan noda pada permukaan pakaian kain baby canvas

Apabila pakaian baby canvasmu terkena noda, basahi area noda dengan sedikit air dan olesi dengan deterjen cair.

Kemudian, sikat perlahan permukaan tersebut sampai noda hilang. Setelah itu, barulah cuci pakaian tersebut.

 

  1. Cara mencuci pakaian dari kain baby canvas

Dalam mencuci pakaian dari bahan ini sebaiknya tidak menggunakan mesin cuci.

Kamu sebaiknya mencucinya dengan menggunakan tangan.

 

 

Selain itu, apabila pakaian tersebut masih baru, Kamu sebaiknya tidak mencucinya dengan deterjen agar warnanya tidak pudar.

Setelah dua atau tiga kali cuci barulah Kamu dapat menggunakan deterjen untuk mencucinya.

Apabila Kamu terpaksa mencuci pakaian ini dengan mesin cuci, settinglah mesin tersebut pada putaran normal atau soft agar serat kainnya tetap kuat.

 

  1. Cara menjemur pakaian dari kain baby canvas

Karena kain baby canvas mudah pudar warnanya, maka Kamu sebaiknya menjemur pakaian berbahan kain tersebut pada area yang teduh.

Sehingga, sinar matahari tidak akan membuat warnanya cepat pudar.

 

  1. Cara menyetrika pakaian dari kain baby canvas

Untuk menyetrika pakaian dari kain baby canvas, Kamu sebaiknya mensetting setrika pada suhu medium.

Dengan demikian, kualitas serat kain baby canvas tetap terjaga.

 

 

Harga Kain Baby Canvas

Harga Kain Baby canvas bervariasi tergantung kualitasnya.

Untuk baby canvas dengan mayoritas serat polyester, harga per meternya sekitar 30 ribu.

 

 

Sedangkan untuk baby canvas dengan mayoritas serat katun, harga per meternya sekitar 45 ribu.

Semoga artikel tentang bahan baby canvas ini dapat menjawab semua rasa penasaranmu tentang jenis kain ini.

Jangan lupa untuk membelinya dari penjual terpercaya agar Kamu memperoleh kualitas bahan baby canvas yang sesuai dengan harga yang dibayarkan.

 

 

 

 

(Shane Hijab)

Kenali Jenis Kain Twistcone Untuk Desain Busana Yang Cantik dan Nyaman di Pakai

Kain Twiscone – Perkembangan bahan pakaian saat ini memang sangat maju pesat.

Kamu akan bisa menemukan ada banyak sekali bahan untuk membuat busana, terutama busana wanita.

Salah satu bahan yang sering digunakan untuk membuat busana adalah kain Twiscone.

Kain yang satu ini bisa dibedakan dengan mudah dari beberapa jenis kain lainnya.

 

 

Bahan Kain Twiscone

 

Kamu yang lebih suka untuk merancang dan menjahitkan sendiri ke penjahit perlu tahu bagaimana karakteristik dari bahan busana yang satu ini.

 

Baca Juga :  Macam Macam Kain Dan Gambarnya

 

Selain itu, kamu juga harus memahami apa saja kekurangan dari bahan ini berikut harga serta tips merawat busana yang terbuat dari kain ini.

Pengetahuan tentang bahan busana sangat penting, agar Kamu tidak salah pilih bahan.

 

Apa Itu Kain Twiscone?

Tidak semua orang paham mana yang merupakan kain Twistcone. Itulah mengapa mengenal karakteristik dari kain yang satu ini sangat penting.

 

Kain Twistcone

 

Kain yang satu ini ada yang dibuat dari serat alami maupun serat sintetis. Keseluruhan dari kain ini memiliki sifat yang ringan dan juga lembut.

Apabila Kamu menginginkan kain jenis ini dengan kualitas yang tinggi, maka Kamu bisa pilih untuk menggunakan Twistcone premium.

 

Baca Juga : Macam Macam Ukuran Pakaian dan Standarnya

 

Kain ini cocok digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam busana, seperti gamis, hijab, dress, balzer, dan lain sebagainya.

Bahan yang satu ini memiliki sifat jatuh layaknya sifon maupun hycone.

Berkat kemiripan tersebut, maka Kamu harus lebih jeli untuk bisa benar-benar membedakannya pada saat  pertama kali akan memilih kain.

 

Kain Twiscone

 

Ciri yang paling khas dari kain Twistcone dibandingkan dengan jenis kain lainnya adalah jalinan serat yang berupa serat kepang.

Bisa dikatakan kain yang satu ini dapat dilihat dengan lebih jelas jalinan seratnya daripada kain sifon.

Pastinya ciri khas lainnya adalah kain ini bersifat tidak menerawang, sehingga sangat berbeda sekali dengan kain sifon yang sangat menerawang.

 

Baca Juga : Rekomendasi Kain Viscose Untuk Bahan Dasar Jilbab Yang Cantik

 

Kain Twistcone ini juga memiliki tekstur yang licin dan juga tipis, tetapi memang lebih tipis saat dibandingkan dengan kain hycon.

Dapat dikatakan bahwa dari tingkat ketebalan, maka kain hycon lebih tebal dibandingkan dengan Twistcone maupun Sifon.

 

 

Kelebihan Kain Twiscone

Pembahasan berikutnya yang diperlukan untuk memahami sifat kain ini adalah kelebihan dan kekurangan kain.

Ada banyak sekali kelebihan dari kain Twiscone yang mana akan bisa dilihat berikut ini.

 

  1. Tekstur Licin dan Tidak Menerawang

Twiscone merupakan salah satu kain yang bersifat jatuh saat dikenakan sebagai busana.

Berkat sifat ini, kain yang satu ini banyak digemari untuk dijadikan bermacam-macam jenis busana wanita.

Hal lain yang lebih menarik adalah kain yang satu ini memiliki tekstur yang licin dan juga tidak menerawang.

Sifat licin yang dimiliki kain ini sering disamakan dengan tingkat kelicinan dari kain sifon.

Apabila dalam penggunaannya, kain sifon memerlukan kain tambahan untuk membuatnya tidak menerawang, maka Twiscone tidak memerlukan hal tersebut.

 

 

Kamu bisa menggunakan kain yang satu ini tanpa double-an kain sama sekali.

Apalagi saat Anda menggunakan kain ini dengan warna yang gelap. Itulah mengapa kain ini juga banyak digemari sebagai bahan untuk membuat gamis.

 

  1. Tidak Gampang Melar atau Mulur

Kamu pasti tahu ada kain yang gampang melar alias mulur, sehingga setiap kali pemakaian akan terdapat perubahan pada busana tersebut.

Bahan seperti itu tidak banyak disukai, karena akan merubah bentuk dari busana saat pertama kali dibeli sampai penggunaan yang ke sekian kali.

 

 

Apabila Kamu mencari bahan yang tidak mudah melar, maka jawabannya adalah Twiscone.

Kain yang satu ini memang memiliki sifat alami untuk tidak stretchy.

Hal ini membuat bahan yang satu ini banyak digemari untuk digunakan sebagai bahan untuk membuat baju formal, seperti busana kantor.

 

  1. Tidak Gampang Bau

Kamu yang hidup di negara tropis ini sudah pasti sering mengeluarkan keringat saat teriknya matahari di siang hari mulai menyengat.

Sudah pasti setiap keringat manusia itu berbau tidak enak.

 

 

Pemilihan kain yang salah pada pembuatan busana dapat membuat busana Anda mudah untuk menjadi bau tidak sedap, terutama saat berkeringat.

Salah satu kain yang tidak mudah berbau saat keringat bercucuran adalah Twistcone.

 

  1. Lembut dan Jatuh Di Badan

Kain ini juga memiliki keunggulan lainnya dimana bersifat lembut dan jatuh saat dikenakan sebagai busana.

Pastinya tidak ada orang yang suka menggunakan busana degan serat yang kasar.

Itu akan membuat kulit mudah mengalami gatal, terutama saat keringat mulai keluar.

Hal ini yang membuat Twistcone digemari sebagai salah satu bahan untuk membuat gamis.

 

 

 

Kekurangan Kain Twiscone

Kamu sekarang sudah memahami tentang seluruh kelebihan dari bahan Twistcone bukan. Kamu juga perlu tahu tentang kelemahan dari kain yang satu ini.

 

  1. Berdaya Serap Keringat Buruk

Twistcone dikenal sebagai bahan yang tidak mudah berbau bukan berarti kain ini mampu menyerap keringat dengan baik.

Kain ini justru memiliki karakteristik tidak mudah menyerap keringat.

 

 

Hal ini juga membuat sirkulasi udara yang masuk ke pakaian ini juga kurang lancar.

Kamu akan cepat merasa sensasi gerah saat sedang berada di luar ruangan yang ber-AC.

 

  1. Tidak Cocok Dipakai di Daerah yang Panas

Twistcone merupakan kain yang cocok digunakan pada tempat-tempat bertemperatur sedang dan juga dingin.

Saat Kamu sering beraktivitas di tempat yang panas alias tidak ber-AC, sebaiknya tidak menggunakan busana yang terbuat dari bahan ini.

Bisa dikatakan bahwa kain ini tidak cocok digunakan di tempat yang panas.

 

 

Tips Merawat Kain Twiscone

Tidak ada tips khusus untuk merawat kain Twistcone. Kamu hanya perlu mencucinya seperti biasa dan dapat menggunakan mesin cuci maupun manual.

 

Baca Juga : Contoh Jenis Jenis Bahan Pakaian Yang Cantik

 

Hal yang harus dilakukan dengan hati-hati adalah pada saat menyetrika.

Kamu tidak boleh menggunakan suhu yang terlalu panas, karena sebagian dari kain ini sudah ada yang terbuat dari serat sintetis yang bersifat mudah leleh.

 

Kain Twiscone Motif

 

Harga Kain Twistcone

Kamu akan bisa menemukan ada banyak sekali jenis dari kain ini.

Harga yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp 23.000/ meter sampai dengan Rp 60.000/ meter.

Untuk kain dengan harga Rp 60.000/ meter, biasanya ditawarkan oleh Twistcone dengan jenis yang premium.

Sekarang kamu sudah tertarik untuk membeli kain Twiscone bukan.

Kamu juga bisa pilih kualitas dari kain ini yang pastinya semakin mahal biasanya kualitas serat yang ditawarkan juga akan semakin baik dan semakin lembut.

 

 

 

 

(Shane Hijab)