taplak meja dari kain perca

Pengertian Kain Perca, Jenis, Harga, dan Kegunaannya

Posted on

Kain Perca – Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan kain bahan perca bukan? Bahan Perca merupakan salah satu kain yang memiliki kegunaan cukup luas.

Selain itu, perca juga terbuat dari berbagai jenis bahan kain.

Buat yang belum mengetahui apa itu kain perca atau baru dengar nama kain tersebut, di artikel ini akan di ulas secara singkat.

Berikut ini ulasan lengkap terkait perca, mulai dari pengertian, jenis, kelebihan, kekurangan, harganya serta contoh kerajinan dari kain perca.

Apa Itu Kain Perca?

Secara sederhana, perca bisa diartikan sebagai kain sisa potongan dari kain-kain besar yang sudah tidak digunakan lagi.

apa itu kain perca

Meskipun pada konveksi besar kain perca termasuk limbah, namun sebenarnya masih memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Kain limbah tersebut sering dimanfaatkan sebagai bahan utama kerajinan tangan.

Dengan demikian, perca masih memiliki nilai jual lagi jika berhasil diolah menjadi suatu produk kerajinan, misalnya bross dari kain perca.

Ciri utama dari perca yaitu berukuran kecil-kecil karena merupakan potongan dari kain besar.

Selain itu, ukurannya pun tidak sama dan memiliki motif yang tidak beraturan, contoh gambar kain perca seperti diatas.

Mengenal Jenis-Jenis Kain Perca

Bahan kain perca sangat mudah sekali kamu temukan di tempat konveksi.

kain perca termasuk limbah

Akan tetapi, kain bahan perca tersebut tersedia dalam banyak jenis karena tergantung dari kain utamanya.

Untuk itu, berikut ini beberapa jenis kain bahan perca berdasarkan kain utamanya.

1. Perca Kain Katun

Jenis perca yang pertama yaitu dari kain katun. Katun merupakan salah satu kain yang banyak menghasilkan sisa potongan atau bahan perca karena sering digunakan dalam dunia konveksi.

Sisa dari kain katun ini bisa kamu olah lagi untuk dijadikan kerajinan atau yang lainnya.

Ciri-ciri perca dari kain katun diantaranya memiliki motif sangat beragam dan dijual dengan harga lebih murah.

Selain itu, perca katun juga memiliki daya serap tinggi, sehingga warnanya relatif awet.

Hal ini pula yang menyebabkan perca katun banyak dicari untuk dimanfaatkan lagi.

2. Perca Kain Wol

Jenis perca yang kedua yaitu dari bahan kain wol.

Wol merupakan salah satu jenis kain yang memiliki peminat cukup banyak.

Oleh karena itu, kain tersebut juga banyak menghasilkan sisa potongan.

Kain wol memiliki tekstur tebal dan lembut. Wol biasanya diunakan untuk membuat pakaian hangat.

3. Perca Kain Polyester

Jenis perca yang ketiga yaitu dari kain polyester.

Kain polyester terbuat dari hasil minyak bumi atau serat sintetis.

Ciri mencolok yang dimiliki kain polyester yaitu noda bekas minyak akan sulit dihilangkan jika sudah menempel pada kain.

Akan tetapi, kain ini memiliki kekuatan sangat baik dan kualitasnya tetap bagus meskipun direndam lebih dari 3 jam.

Kain bahan perca dari polyester biasanya digunakan bersamaan dengan kain viscose atau linen.

4. Perca Kain Blacu

Jenis perca yang keempat yaitu dari kain blacu.

Blacu merupakan salah satu kain yang terbuat dari kapas.

Kain tersebut memiliki fleksibilitas yang tinggi sehingga kerap digunakan untuk membuat berbagai macam produk.

Selain itu, kain blacu juga sangat ramah lingkungan.

5. Perca Kain Satin

Jenis perca yang kelima yaitu dari kain satin.

Satin merupakan salah satu kain yang memiliki ciri khas unik karena permukaannya terlihat mengkilap.

Selain itu, kain ini juga terasa licin ketika disentuh.

Meskipun demikian, perca satin juga banyak dicari untuk dibuat berbagai macam kerajinan tangan.

Mengenal Kelebihan Kain Perca

Walaupun dikatakan sebagai kain limbah, namun bahan perca tetap memberikan banyak manfaat.

Kain Perca

Kain ini pun tetap memiliki nilai jual meskipun merupakan kain sisa.

Berikut ini beberapa kelebihannya yang sebaiknya kamu ketahui.

1. Mudah Didapatkan

Salah satu nilai plus dari kain sisa yang satu ini yaitu mudah didapatkan di mana-mana.

Bahan perca bisa dengan mudah kamu temukan di tempat-tempat konveksi atau tukang jahit.

Untuk bisa mendapatkannya, kamu harus membelinya namun dengan harga yang sangat terjangkau.

2. Mengurangi Limbah Kain

Dalam suatu konveksi pasti menggunakan kain untuk membuat produk.

Untuk mendapatkan ukuran kain yang tepat, biasanya akan ada kain-kain kecil yang terbuang.

Kain sisa tersebut tentu akan semakin menumpuk dan menjadi limbah jika tidak dimanfaatkan.

Untuk itu, pemanfaatan kain bahan perca bisa mengurangi limbah kain yang ada di tempat-tempat konveksi.

Hal ini tentu menjadi kelebihan tersendiri bagi kain sisa potongan tersebut.

3. Mendatangkan Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Perca awalnya memang menjadi kain yang tidak berguna dan seakan-akan harus dimusnahkan agar tidak menjadi sampah yang menumpuk.

Akan tetapi, bahan perca ternyata mampu mendatangkan peluang bisnis yang menjanjikan jika kamu memiliki kreatifitas tinggi.

Kamu pun tidak perlu mengeluarkan banyak modal agar bisa menjalankan bisnis perca ini.

Cukup siapkan kreatifitas dan ketlatenan untuk bisa mendapatkan untung besar.

Mengenal Kekurangan Kain Perca

Meskipun terlihat memiliki banyak kelebihan, namun bahan perca juga tidak terlepas dari kekurangan.

tas dari kain perca

Untuk itu, simak beberapa kekurangan dari kain sisa potongan di bawah ini.

1. Produktivitas yang Rendah

Salah satu hal yang sangat disayangkan dari bahan perca adalah memiliki tingkat produktivitas rendah.

Bisnis kain sisa potongan tersebut membutuhkan ketlatenan dan kesabaran dalam pengerjaannya.

Hal ini yang menjadi alasan mengapa tidak banyak yang menjadikannya bisnis.

2. Membutuhkan Waktu Lama dalam Pengolahannya

Kekurangan lain dari kain perca tersebut yaitu membutuhkan waktu lama dalam pengolahannya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kain sisa potongan ini memiliki ukuran kecil-kecil.

Oleh karena itu, kamu harus menggabungkannya satu persatu untuk membuat suatu kerajinan.

Hal ini tentu akan memakan waktu yang lebih lama.

Dengan demikian, kamu hanya bisa menghasilkan produk yang terbatas.

Pemanfaatan Bahan Perca

Perca memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena biasanya dimanfaatkan sebagai bahan utama suatu produk.

kerajinan dari kain perca

Limbah kain perca dapat digunakan untuk membuat produk yaitu tas dr kain perca, hiasan dinding dari kain perca dan lain-lain.

Dibawah ini beberapa produk kreasi kain perca untuk pemula yang bisa kamu tiru :

1. Tas Dari Kain Perca

Kegunaan perca yang pertama adalah sebagai bahan dasar dalam pembuatan tas.

Tas dari perca ini tentu sangat unik karena akan tampak sambungan dari satu kain dengan kain yang lainnya.

Jika tertarik membuat tas dari perca, kamu harus memiliki keahlian menjahit.

Kamu bisa mencari video tutorialnya di youtube dengan mengetikan kata kunci seperti cara membuat tas dari kain perca.

2. Selimut Dari Bahan Perca

Selain dibuat tas, kain perca juga bisa diaplikasikan menjadi selimut.

Hal ini tentu menjadi alternatif terbaik jika kamu bosan dengan motif selimut yang hanya itu-itu saja.

Selimut dari bahan perca pun akan memberikan kesan unik karena terdiri dari berbagai macam motif dalam satu selimut.

3. Sarung Bantal Dari Kain Perca

Perpaduan dari potongan-potongan kain sisa juga bisa kamu buat menjadi sarung bantal.

Hal ini tentu juga akan memberikan kesan unik jika kamu bisa memilih motif dan corak yang tepat.

4. Taplak Meja Dari Kain Perca

Kamu juga bisa membuat kerajinan seperti taplak meja dari kain perca, kamu bisa bisa membuat taplak meja yang terlihat unik.

Dengan menggabungkan berbagai warna dan motif kain perca, yang dibentuk menjadi sebuah taplak meja yang unik.

5. Keset Dari Kain Perca

Selanjutnya kamu juga bisa membuat keset dari bahan perca ini, kamu tinggal memilih jenis kain perca yang cocok untuk bahan keset.

Cara membuat keset dari kain perca bisa kamu cari di youtube tutotialnya.

Harga Kain Perca

Tidak seperti kain pada umumnya yang dijual permeter atau gulungan, kain sisa potongan ini dijual kiloan.

kerajinan kain perca

Harga bahan perca perkilonya pun juga sangat murah, namun tergantung dengan jenis kain yang digunakan.

Untuk perca dari kain katun, kamu bisa membelinya dengan harga Rp. 25.000 per kilo.

Sedangkan perca dari kain satin bisa kamu beli dengan harga Rp. 7.000 per kilonya.

Kain perca tidak akan menjadi limbah yang tidak berguna jika kamu bisa mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat.

Untuk itu, mari lebih produktif dan tingkatkan kreativitas agar kain-kain sisa potongan tersebut bisa memiliki nilai ekonomis.

Kamu bisa cek kisaran bahan baku perca di toko bahan perca offline mau pun online.

Demikianlah ulasan singkat mengenai bahan perca mulai pengertian, jenis, kelebihan, kekurangan, harga dan contoh kerajinan bahan perca.

Semoga informasi ini ada manfaat nya buat kamu yang sedang mencari bahan baku perca.

(Shane Hijab)

Leave a Reply

Your email address will not be published.